Di tengah arus globalisasi dan kemajuan teknologi digital, Huria Kristen Batak Protestan (HKBP) mengalami perubahan yang signifikan dalam praktik liturgi, termasuk dalam aspek musik dan nyanyian. Tradisi musik himnal yang sebelumnya memiliki akar yang kuat dalam penggunaan Buku Ende dan Buku Logu kini mengalami pergeseran akibat masuknya musik kontemporer dan nyanyian rohani kontemporer, di dalamnya termasuk lagu-lagu pop rohani yang semakin populer di kalangan generasi muda (naposobulung). Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi bagaimana musik kontemporer dan nyanyian rohani kontemporer memengaruhi spiritualitas naposobulung serta identitas liturgi HKBP yang selama ini dibangun berdasarkan estetika Lutheran. Melalui kajian teologis dan analisis budaya musik, penelitian ini menyoroti ketegangan antara pelestarian tradisi dan kebutuhan akan inovasi dalam ibadah, serta dampaknya terhadap kesinambungan liturgi dan keterlibatan spiritual jemaat muda di tengah perubahan zaman. Hasil dari studi ini diharapkan dapat memberikan kontribusi terhadap pemahaman gereja dalam menyikapi dinamika musikal liturgis secara kontekstual dan teologis
Copyrights © 2025