Kanker payudara ialah keganasan yang sering dijumpai pada perempuan di Indonesia, dan menyumbang 30% dari seluruh kasus kanker. Kemoterapi menjadi salah satu intervensi utama dalam pengobatan kanker payudara, namun kerap menimbulkan efek samping fisik dan psikologis, salah satunya ialah kecemasan yang dapat memengaruhi jalannya terapi. Studi ini berfokus untuk mengetahui hubungan antara tingkat kecemasan dengan intervensi kemoterapi pada pasien kanker payudara di RSUD Dr. H. Abdul Moeloek Provinsi Lampung Tahun 2024. Studi ini menggunakan pendekatan kuantitatif dan desain observasional analitik cross-sectional. Teknik sampling yang digunakan yaitu purposive sampling, melibatkan 60 sampel. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner DASS-42 untuk mengukur tingkat kecemasan, serta data rekam medis untuk melihat siklus kemoterapi. Analisis data menggunakan uji korelasi gamma. Hasil mengemukakan bahwa terdapat hubungan diantara variabel, dimana koefisien korelasi 0,427 menunjukkan hubungan kategori sedang, Koefisien 0,427 menunjukkan korelasi tingkat sedang antara kecemasan dan jumlah siklus kemoterapi, serta p-value 0,007 (p<0,05). Studi ini menyimpulkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat kecemasan dengan intervensi kemoterapi pada pasien kanker payudara di RSUD Dr. H. Abdul Moeloek Provinsi Lampung. Sehingga diperlukan perhatian terhadap aspek psikologis pasien guna mendukung keberhasilan kemoterapi, Hasil ini menekankan pentingnya intervensi psikologis bagi pasien selama terapi.
Copyrights © 2025