Pembentukan Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara) sebagai lembaga pengelola investasi nasional telah memicu beragam reaksi masyarakat Indonesia. Persepsi publik memainkan peran penting dalam kepercayaan dan keberhasilan lembaga ini, sehingga diperlukan analisis sentimen yang objektif dan sistematis. Penelitian ini bertujuan menganalisis sentimen publik terhadap Danantara menggunakan model IndoBERT, sebuah model trafo yang dioptimalkan untuk Bahasa Indonesia. Data opini publik dikumpulkan dari platform media sosial melalui teknik scraping , kemudian diproses melalui tahapan preprocessing (cleaning, normalisasi, tokenisasi, translasi) sebelum dilakukan pelabelan otomatis dan sebagian manual. Model dibor dan dievaluasi menggunakan metrik akurasi, presisi, recall , dan F1-score . Hasil menunjukkan IndoBERT mampu mengklasifikasikan sentimen dengan akurasi 88,77% dan rata-rata F1-score 88,76%. Hasil analisis menemukan sebagian besar opini masyarakat terhadap Danantara bersifat negatif (58,6%), sedangkan 41,4% positif. Penelitian ini memberikan kontribusi pada pengembangan penerjemahan bahasa alami (NLP) berbahasa Indonesia serta menjadi masukan bagi pemerintah dalam menyebarkan persepsi publik terhadap kebijakan strategis nasional.
Copyrights © 2025