Caring dapat diartikan sebagai kepedulian. Sikap peduli yang dikembangkan dari caring bermanfaat dalam pembentukan karakter. Caring dapat membuat seorang individu tidak hanya peka terhadap diri sendiri, namun juga peka terhadap kebutuhan dilingkungan sekitar. Perilaku caring penting untuk diterapkan pada kalangan remaja karena berdasarkan tahap perkembangannya remaja berada pada fase pencarian jati diri akibat adanya masa peralihan dari usia anak-anak menuju dewasa. Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh gambaran tingkat caring pada siswa kelas X SMA Negeri 1 Kecamatan Parigi, Kabupaten Pangandaran. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X di SMA Negeri 1 Kecamatan Parigi. Melalui metode pengambilan sampel berupa random sampling, diperoleh sampel sejumlah 59 orang. Penelitian ini menggunakan instrumen caring ability inventory (CAI). Hasil analisa deskriptif statistik menunjukkan terdapat 64,41% (38 orang) yang memiliki tingkat kemampuan caring sedang, 25,42% (15 orang) dengan tingkat kemampuan caring rendah, dan hanya terdapat 10,17% (6 orang) yang memiliki tingkat kemampuan caring tinggi. Data demografi menunjukkan responden sebagian besar perempuan sebanyak 35 orang (59,3%), responden tinggal bersama orangtua (89,8%), memiliki jumlah saudara 1 (39%), ibu tidak bekerja (72,9%) dan ayah wiraswasta (47,5%). Tingkat kemampuan caring siswa berada dalam kategori sedang, maka dibutuhkan adanya upaya untuk meningkatkan kemampuan caring pada siswa SMA karena sikap caring pada masa remaja dapat menjadi penentu kualitas caring individu pada usia mendatang
Copyrights © 2017