Permasalahan dalam penelitian ini yaitu teknik dalam pembelajaran sablon masih sulit untuk dipelajari siswa, serta kekurangan sarana dan prasarana dalam pembelajaransablon. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses dan hasil pembelajaran sablon pada mata pelajaran seni budaya di SMAN 1 VII koto sungai sariak. Metode yang digunakan pada penelitian ini yaitu kualitatif dengan jenis studi kasus. Subjek pada penelitian ini yaitu seluruh siswa kelas XII F2 di SMAN VII Koto Sungai Sariak. Data yang di dapat melalui studi Pustaka, observasi, wawancara dan dokumntasi. Teknik analisis data menggunakan reduksi data, penyajian data dan penarikan Kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa teknik stensil yang digunakan dapat mengatasi permasalah yang ada seperti teknik sablon yang sulit dan memakan banyak waktu, serta kekurangan fasilitas. Hal itu ditunjukkan pada hasil observasi dan wawancara banyak yang berpendapat bahwa teknik stensil lebih mudah dipraktekkan dan tidak memerlukan banyak alat dan bahan.
Copyrights © 2025