Acne vulgaris merupakan penyakit peradangan menahun folikel polisebasea, disertai penyumbatan dari penimbunan bahan keratin duktus kelenjar yang ditandai dengan adanya komedo, papula, pustula, nodul, kista. Dalam Traditional Chines Medichine acne vulgaris disebut dengan “Fen ci” Tujuan : mengetahui efektivitas terapi akupunktur telinga Shen Men (TF 1) dan titik Lieque (LU 7) terhadap penurunan derajat lesi Acne Vulgaris pada Mahasiswa Semester II Jurusan S1 Farmasi Universitas Setia Budi Surakarta. Metode Penelitian ini metode “pre-eksperimen” dengan One Group pretestposttest design” tanpa kelompok kontrol. Pada 15 responden diberikan 10 kali tindakan akupunktur. Penilaian terapi akupunktur dilakukan dengan menghitung jumlah lesi acne vulgaris. Penilaian rata-rata pre- dan post- terapi menggunakan analisa Dependent t – test. Hasil Nilai rata-rata jumlah lesi acne vulgaris sebelum dilakukan tindakan terapi akupunktur adalah ± 15,80 dengan Std. Deviasi sebesar ± 7,360 5, 43. Setelah dilakukan tindakan terapi akupunktur 8,60 dengan Std. Deviasi sebesar ± 5,43, (p < 0,005) Kesimpulan penusukan pada titik Akupunktur Telinga Shen Men (TF 1) dan Titik Lieque (LU 7) dapat berhasil menurunkan jumlah derajat lesi acne vulgaris.
Copyrights © 2024