Anak merupakan kelompok yang sangat rentan terhadap tindak kekerasan karena selalu diposisikan sebagai sosok yang lemah. Dampak yang dialami oleh anak yang sering mengalami tindak kekerasan adalah mereka akan mengingat segala tindak kekerasan yang dilakukan oleh orang tuanya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pola komunikasi orang tua dalam mencegah perilaku kekerasan pada anak usia sekolah di SDN 1 Teubeng Kabupaten Pidie. Metode penelitian ini menggunakan metode analisis kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah orang tua siswa yang bersekolah di SDN 1 Teubeng yang berjumlah 184 orang. Sampel dalam penelitian ini adalah orang tua siswa yang bersekolah di SDN 1 Teubeng yang berjumlah 65 orang. Penelitian dilaksanakan pada tanggal 26 Oktober sampai dengan 6 November 2024. Hasil penelitian ini adalah perilaku kekerasan pada anak mayoritas rendah yaitu 28 orang (43,1%) dan pola komunikasi orang tua pada anak mayoritas baik yaitu 32 orang (49,2%), serta terdapat hubungan pola komunikasi orang tua dalam mencegah perilaku kekerasan pada anak usia sekolah di SDN 1 Teubeng Kabupaten Pidie dengan nilai p value < nilai (0,000 < 0,05). Kesimpulannya adalah terdapat hubungan pola komunikasi orang tua dalam mencegah perilaku kekerasan pada anak usia sekolah di Sd Negeri 1 Teubeng Kabupaten Pidie. Saran yang diharapkan agar orang tua siswa dapat menjalankan pola komunikasi yang baik kepada anaknya agar terhindar dari perilaku kekerasan pada anak.
Copyrights © 2025