Penyakit kardiovaskular adalah penyebab utama kematian secara global di antara penyakit tidak menular lainnya. Salah satu faktor risikonya adalah faktor gaya hidup, seperti pola makan yang “tidak sehat”, kurangnya aktivitas fisik, merokok dan konsumsi alkohol. Diet tinggi lemak digambarkan sebagai diet tidak sehat yang dapat meningkatkan risiko penyakit kardiovaskular khususnya penyakit kardiometabolik. Terdapat banyak teori tentang mekanisme kerusakan jantung oleh karena diet tinggi lemak, seperti inflamasi dan stres oksidatif. Meskipun sudah ada kemajuan dalam tatalaksana dan pengobatan penyakit kardiovaskular, mortalitasnya masih lebih tinggi dari penyakit tidak menular lainnya. Penggunaan tanaman herbal saat ini terus menjadi pendekatan pengobatan alternatif untuk berbagai penyakit. Sida rhombifolia merupakan salah satu spesies tanaman dalam famili Malvaceae dan genus Sida, yang terdistribusi secara luas di seluruh dunia, termasuk Indonesia, yang lebih dikenal dengan nama Sidaguri. Ekstrak tanaman sidaguri diketahui memiliki aktivitas antiinflamasi dan antioksidan yang tinggi. Berdasarkan penelitian sebelumnya, ekstrak Sida rhombifolia ditemukan memiliki efek kardioprotektif yang dapat mencegah kerusakan jantung yang berkaitan dengan proses inflamasi dan stres oksidatif, sehingga dapat menjadi salah satu alternatif dalam pengobatan penyakit kardiometabolik.
Copyrights © 2025