Penelitian ini mengkaji peran Muhammadiyah sebagai organisasi civil society dalam penguatan demokrasi di Indonesia melalui pendekatan kualitatif berbasis studi literatur. Penelitian mengeksplorasi bagaimana Muhammadiyah, sejak didirikan pada 1912, berfungsi sebagai jaringan otonom di luar negara dan pasar, dengan kontribusi utama di bidang pendidikan, kesehatan, pemberdayaan sosial, serta advokasi kebijakan publik yang mendukung partisipasi masyarakat, toleransi, dan checks and balances terhadap kekuasaan. Tujuan utama adalah menggali peran dan kontribusi nyata Muhammadiyah dalam membangun masyarakat madani yang demokratis, inklusif, dan berkeadilan sosial, dengan manfaat teoritis untuk memperkaya kajian civil society berbasis Islam serta praktis bagi pemerintah dan masyarakat dalam optimalisasi kolaborasi.
Copyrights © 2025