Karya “Ranah Berlagu” merupakan sebuah komposisi musik yang terinspirasi dari kesenian tradisional Dendang Sirukam Maelo Kayu, yang berasal dari Nagari Sirukam, Kecamatan Payung Sekaki, Kabupaten Solok, Sumatera Barat. Dendang ini merupakan bentuk ekspresi musikal masyarakat Minangkabau yang secara tradisional digunakan dalam kegiatan gotong royong pengambilan kayu dari hutan untuk pembangunan Rumah Gadang. Dalam praktiknya, dendang ini disampaikan secara responsorial, berstruktur pantun yang sederhana, serta diwariskan secara lisan, sehingga memiliki keterkaitan erat dengan karakteristik folk musik. Dalam proses penciptaan, pengkarya mengolah Dendang Sirukam Maelo Kayu menjadi sebuah komposisi musik baru bergaya folk dengan pendekatan musik populer dan nuansa kontemporer, namun tetap mempertahankan akar tradisional Minangkabau. Karya ini terdiri dari dua bagian, yaitu representasi dendang saat pengambilan kayu di hutan dan saat proses pembangunan Rumah Gadang. Masing-masing bagian dikembangkan dengan teknik vokal responsorial, harmoni, canon, serta penggunaan instrumen seperti banjo, gitar bass, oud, saluang, Irish flute, dan vokal. Tujuan penciptaan karya ini adalah untuk mengembangkan dan memperkenalkan tradisi Dendang Sirukam Maelo Kayu ke dalam format folk musik yang lebih universal, serta mendorong apresiasi masyarakat terhadap seni tradisi melalui pendekatan musikal yang lebih relevan dengan generasi masa kini. Diharapkan, karya ini dapat menjadi sumber inspirasi bagi generasi muda dalam berkarya secara inovatif tanpa kehilangan identitas budaya lokal.
Copyrights © 2025