Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan
Vol. 11 No. 2 (2025): PrimA: Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan

Berkumur Rebusan Kayu Siwak Terhadap Penurunan Indeks Plak Pada Santri MA PONPES Ittihaad Al-Umam Desa Suka Makmur

Heny Kurniawati (Akademi Kesehatan Gigi Karya Adi Husada Mataram)



Article Info

Publish Date
16 Dec 2025

Abstract

Latar Belakang: Plak gigi merupakan biofilm kompleks yang tersusun atas kumpulan mikroorganisme patogen yang melekat erat pada permukaan gigi. Akumulasi plak yang tidak terkontrol merupakan faktor etiologi utama dalam patogenesis karies gigi dan penyakit periodontal. Dalam konteks pencegahan berbasis bahan alami, kayu siwak (Salvadora persica) telah lama digunakan dalam tradisi kesehatan mulut masyarakat Timur Tengah dan Asia Selatan karena kandungan senyawa bioaktifnya yang berpotensi sebagai agen antiplak. Tujuan: Mengetahui efektivitas penggunaan larutan rebusan kayu siwak sebagai obat kumur terhadap penurunan nilai indeks plak pada santri Madrasah Aliyah Pondok Pesantren Ittihaad Al-Umam Desa Suka Makmur. Metode: Penelitian ini menggunakan desain quasi-experimental dengan rancangan one group pretest-posttest design. Populasi penelitian mencakup seluruh santri MA Pondok Pesantren Ittihaad Al-Umam yang berjumlah 46 orang, yang sekaligus dijadikan sampel melalui teknik total sampling. Pengukuran indeks plak dilakukan menggunakan modifikasi indeks Turesky Gilmore Glickman dari Quigley-Hein. Intervensi berupa berkumur dengan rebusan kayu siwak 10% sebanyak 10 mL selama 60 detik, satu kali sehari selama 7 hari berturut-turut. Analisis data dilakukan secara statistik menggunakan uji Chi-Square dengan tingkat signifikansi α=0,05. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan distribusi kategori indeks plak sebelum intervensi didominasi oleh kategori sedang (74%, n=34), diikuti kategori buruk (21,7%, n=10), dan baik (4,3%, n=2). Setelah intervensi, terjadi pergeseran distribusi yang signifikan ke arah kategori baik (87%, n=40), sangat baik (11%, n=5), dan sedang (2%, n=1). Hasil uji Chi-Square menunjukkan perbedaan yang bermakna secara statistik antara indeks plak sebelum dan sesudah intervensi dengan nilai p=0,001 (p<0,05). Kesimpulan: Terdapat efektivitas yang signifikan dari penggunaan rebusan kayu siwak sebagai obat kumur dalam menurunkan indeks plak pada populasi santri. Temuan ini mendukung potensi pemanfaatan bahan alam lokal sebagai alternatif dalam program promosi kesehatan gigi dan mulut berbasis komunitas.

Copyrights © 2025






Journal Info

Abbrev

jurnal

Publisher

Subject

Religion Health Professions Medicine & Pharmacology Nursing Public Health Veterinary

Description

Jurnal Ilmu Kesehatan Prima Scientific adalah platform publikasi ilmiah untuk artikel penelitian, yang diterbitkan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat dari Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Mataram. Jurnal ini bertujuan untuk menyediakan ruang komprehensif bagi penyebaran karya akademik ...