Laporan keuangan disusun sebagai refleksi perkembangan usaha dan digunakan sebagai sarana pengambilan keputusan bagi para pengguna laporan keuangan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya perbedaan persepsi Komisaris, Direksi dan Karyawan Akuntansi terhadap etika penyusunan laporan keuangan. Pada penelitian ini etika penyusunan laporan keuangan memiliki 5 variabel yaitu manajemen laba, salah saji, pengungkapan informasi, biaya manfaat dan tanggungjawab. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan sumber data primer yang diambil secara langsung dari Komisari, Direksi dan Karyawan Akuntansi di Rumah Sakit Kusuma Ungaran, Kabupaten Semarang. Teknik pengambilan sampel pada penelitian ini menggunakan purposive sampling. Hasil penelitian ini secara umum menunjukkan bahwa tingkat wawasan, perbedaan pendidikan dan rentang usia serta pengalaman mampu memberikan tingkat pemahaman yang relatif berbeda kepada kelompok komisaris, direksi dan staf keuangan. Disimpulkan, ketiga kelompok tersebut memiliki perbedaan persepsi etis terhadap penyusunan laporan keuangan rumah sakit umum swasta.
Copyrights © 2024