Penelitian ini bertujuan untuk memahami pengalaman karyawan dalam menjalani sistem reward dan punishment di PT Marimas Putera Kencana. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif dengan metode fenomenologi untuk menggali makna yang mendalam dari pengalaman subjek. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan beberapa karyawan dari berbagai divisi yang telah bekerja selama minimal dua tahun. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem reward memberikan motivasi bagi karyawan untuk meningkatkan kinerja, terutama dalam bentuk insentif finansial dan pengakuan dari atasan. Namun, sistem punishment juga memunculkan perasaan tertekan dan kecemasan di kalangan karyawan, terutama ketika tidak disertai dengan komunikasi yang jelas dan transparan. Beberapa karyawan merasakan bahwa sistem punishment cenderung bersifat subjektif dan tidak konsisten dalam penerapannya. Temuan ini mengindikasikan perlunya evaluasi dan penyesuaian sistem reward dan punishment agar lebih adil, transparan, dan mendukung pertumbuhan karyawan secara positif.
Copyrights © 2025