Abstrak: Pengelolaan sampah organik masih menjadi tantangan lingkungan yang signifikan, terutama di tengah kondisi Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) yang telah melampaui kapasitas seperti TPA Cipayung Depok. Kegiatan ini bertujuan mendampingi komunitas dalam mengolah sampah sisa makanan dari rumah tangga dan dapur makanan bergizi gratis (MBG) secara berkelanjutan melalui pemanfaatan maggot (Black Soldier Fly/BSF). Pendampingan dilakukan melalui pelatihan langsung (ceramah dan praktik) budidaya maggot dan penyediaan fasilitas penunjang. Program ini merupakan kolaborasi lintas sektor yang melibatkan pemerintah daerah, akademisi, dan pengurus program lingkungan di tingkat komunitas (mitra sasaran) yang beranggotakan 25 warga. Evaluasi dilakukan dengan penimbangan sampah harian dan maggot hasil panen, serta observasi secara langsung dan laporan grup whatsapp (daring), dengan analisis data deskriptif yang berfokus pada volume sampah dan dampak sosial ekonomi. Hasilnya, tim mitra sasaran mampu mengolah 200-300 kg sampah makanan per hari dan menjual minimal 75 kg maggot per bulan. Program ini juga mencakup hilirisasi maggot menjadi pakan pelet ikan secara mandiri. Program ini membuktikan efektivitas metode biokonversi maggot dalam mengurangi volume sampah dan memberikan nilai tambah ekonomi yang berkelanjutan bagi komunitas.Abstract: Organic waste management remains a significant environmental challenge, particularly with Final Processing Sites (TPA) exceeding capacity, such as the Cipayung Depok Landfill. This activity aims to assist communities in processing food waste from households and nutrition meals program kitchen sustainably through the use of maggots (Black Soldier Fly/BSF). The assistance is provided through direct training (lectures and practice) on maggot cultivation and the provision of supporting facilities. This program is a cross-sector collaboration involving local government, academics, and environmental program administrators at the community level (target partners) with 25 members. Evaluation is carried out through daily weighing of waste and harvested maggots, as well as direct observation and online WhatsApp group reports, with descriptive data analysis focusing on waste volume and socio-economic impacts. As a result, the target partner team is able to process 200-300 kg of food waste per day and sell a minimum of 75 kg of maggots per month. This program also includes independent downstream processing of maggots into fish pellet feed. This program demonstrates the effectiveness of the maggot bioconversion method in reducing waste volume and providing sustainable economic added value to the community.
Copyrights © 2025