Tujuan penelitian ini adalah menganalisis waktu tunggu (dwelling time) pada PT Terminal Petikemas Surabaya dan dampaknya pada pendapatan perusahaan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan menggunakan teknik analisis data dan wawancara dengan melibatkan 3 informan dalam kurun waktu bulan Februari – Juni 2024. Data yang digunakan dalam penelitian ini merupakan informasi primer dan sekunder yang dikumpulkan melalui wawancara dan hasil analisis data arus masuk-keluar container pada kegiatan operasional terminal petikemas. PT Terminal Petikemas Surabaya merupakan perusahaan logistik yang pendapatan utamanya berasal dari aktivitas bongkar muat di Pelabuhan, sedangkan biaya dwelling time dapat meningkatkan pendapatan bagi perusahaan. Dwelling time diukur dari saat peti kemas dibongkar hingga meninggalkan terminal, dan merupakan sumber pendapatan bagi terminal petikemas. Berdasarkan analisis, ditemukan bahwa tambahan pendapatan dari tarif dwelling time memberikan tambahan keuntungan bagi PT Terminal Petikemas Surabaya, dengan tambahan pendapatan dari dwelling time setiap bulan mencapai sekitar Rp 33.919.264.186. Rata-rata dwelling time impor di tahun 2023 adalah 3 hari, dan banyak container dikenakan biaya tambahan karena melebihi masa penumpukan yang ditentukan. Selain itu, hasil penelitian juga menunjukkan bahwa pendapatan yang diperoleh lebih besar dari beban yang ditanggung, sehingga meningkatkan pendapatan operasional perusahaan.
Copyrights © 2024