Masjid sebagai entitas nonlaba memiliki peran sosial dan keagamaan yang signifikan sehingga membutuhkan transparansi dan akuntabilitas dalam pelaporan keuangan. Namun, sebagian besar masjid masih menyusun laporan keuangan secara sederhana dan belum sesuai dengan ISAK 35. Pengabdian ini dilakukan pada Masjid Nurul Huda Kota Samarinda untuk membantu penyusunan laporan keuangan sesuai standar menggunakan Microsoft Excel. Metode yang digunakan mencakup wawancara, observasi, dokumentasi, dan pendampingan langsung dalam penyusunan jurnal umum, buku besar, neraca saldo, serta laporan keuangan yang terdiri atas Laporan Posisi Keuangan, Laporan Perubahan Aset Neto, Laporan Arus Kas, dan Catatan atas Laporan Keuangan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pengurus memperoleh pemahaman baru mengenai akuntansi nonlaba dan dapat menyusun laporan keuangan sesuai ISAK 35. Kegiatan ini meningkatkan akuntabilitas, keterbukaan, serta kemampuan pengurus masjid dalam mengelola keuangan secara profesional.
Copyrights © 2025