Kesalahan gramatikal dalam berbahasa asing tidaklah dapat dihindari dan ini wajar terjadi. Kesalahan ini disebabkan oleh beberapa faktor, yang antara lain berupa: pengaruh bahasa asal, generalisasi yang berlebihan (overgenerali-zation), tidak mengetahui aturan gramatikal, atau aturan gramatikal yang disalah-pahami. Penelitian ini menguji frekuensi dan jenis kesalahan tulis dari 20 karangan pendek yang dibuat oleh mahasiswa Jurusan Administrasi Niaga, Politeknik Negeri Malang. Dari 429 kalimat dalam karangan tersebut ditemukan 871 kesalahan dalam 25 jenis. Jenis kesalahan yang terbanyak adalah omission of article, omission of plural, S-V agreement, dan omission of preposition. Hasil investigasi menunjukkan bahwa penyebab kesalahan tersebut adalah adanya pengaruh bahasa asal (L1) terhadap bahasa sasaran (L2).
Copyrights © 2012