Analisis sentimen menggunakan metode digital untuk menilai aplikasi Salaman dapat dijadikan umpan balik untuk perbaikan dan memperoleh solusi bagi pengambil kebijakan, ketika pendekatan manual-konvensional tidak mampu menggambarkan respon pengguna. Kajian bersifat eksploratif untuk mendapatkan faktor pendorong dan penghambat aplikasi salaman dengan menggunakan analisis sentimen berbasis lexicon-based dan menggunakan konsep yang berkaitan dengan digital governance untuk memperoleh rekomendasi strategis. Data diperoleh pada rentang waktu 22 Februari 2020-19 November 2024, dengan jumlah 717 ulasan di google playstore. Hasil analisis memperlihatkan mayoritas pengguna memberikan sentimen netral dengan persentase 76,4%, sentimen positif 16,7%, sentimen negatif 6,6% dan tidak terindetifikasi 0,3%. Dominasi sentimen netral perlu diwaspadai dan ditindaklanjuti agar tidak bergeser menjadi sentimen negatif. Hasil word cloud untuk faktor pendorong kesuksesan aplikasi salaman adalah pelayanan digital yang ‘mudah’, ‘membantu’, ‘good’ dan ‘cepat’. Faktor determinan hambatan aplikasi salaman bersifat teknis; error, otentikasi, validasi, registrasi, runtime dan server. Perlu intervensi penyempurnaan aplikasi salaman untuk meningkatkan kepercayaan, inklusivitas layanan, dan mencegah ketimpangan digital, memastikan bahwa aplikasi seperti Salaman berkontribusi secara signifikan terhadap implementasi kebijakan e-government di Kota Bandung. Kata Kunci: Sentimen Analisis, Metode digital, Kepuasan pengguna, Public value.
Copyrights © 2025