Perundungan (bullying) di lingkungan sekolah merupakan tantangan serius yang berdampak luas terhadap kesehatan mental, perkembangan sosial, dan prestasi akademik anak. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan kapasitas orang tua serta tenaga pendidik dalam membentuk karakter anak yang tangguh dan berorientasi pada nilai anti-perundungan. Kegiatan dilaksanakan di SD Muhammadiyah Karangbendo, Banguntapan, Bantul, D.I. Yogyakarta, menggunakan metode edukasi interaktif dan diskusi partisipatif. Materi yang diberikan meliputi jenis-jenis perundungan, dampaknya terhadap perkembangan anak, serta peran strategis keluarga dan sekolah dalam pencegahan perilaku tersebut. Hasil kegiatan menunjukkan antusiasme tinggi dari peserta, dengan peningkatan signifikan pada tingkat pemahaman literasi peserta terhadap spektrum perundungan meningkat dari 65% menjadi 90%. Temuan ini menegaskan bahwa pendekatan edukatif yang kolaboratif dan berbasis konteks keluarga-sekolah efektif dalam membangun budaya positif dan lingkungan belajar yang aman. Program ini merekomendasikan integrasi pendekatan karakter berbasis gender dan usia dalam kurikulum sekolah serta penguatan kemitraan berkelanjutan antara sekolah, psikolog, dan Dinas Pendidikan untuk memperluas dampak intervensi.
Copyrights © 2025