Diare diartikan sebagai seringnya frekuensi buang air besar lebih dari biasanya dengan konsistensi yang lebih encer. Besarnya masalah tersebut terlihat dari tingginya angka kesakitan dan kematian akibat diare. Dimana jumlah penderita diare di Di UPT Puskesmas Tawangsari Kabupaten Mojokerto pada tahun 2024 masih tinggi yaitu sebesar 46,8 %. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui penatalaksanaan secara komprehensif Asuhan Keperawatan pada Klien Diare dengan Gangguan Nutrisi di UPT Puskesmas Tawangsari Kabupaten Mojokerto Tahun 2025. Penelitian ini menggunakan metode deskripftif dengan pendekatan one group pretest posttest, sehingga hasil tindakan keperawatan dapat diketahui lebih akurat, sehingga dapat membandingkan keadaan sebelum dan sesudah dilakukannya tindakan keperawatan. Subyek dalam penelitian ini adalah An “S” dan An “L” dengan kasus yang sama yaitu diare dengan gangguan nutrisi. Dengan dilakukannya tindakan keperawatan dan evaluasi selama tiga hari, keadaan An “L” diarenya sudah berkurang sedangkan pada An “ L” tidak ada keluhan lagi. Adapun masalah keperawatan pada An “S” yaitu masalah teratasi sebagian sedangkan pada An “L” masalah teratasi. Hasil akhir penelitian setelah dilakukan tindakan keperawatan dan evaluasi selama tiga hari pada An “S” dan An “L”, peneliti tidak menemukan adanya anus dan di daerah sekitarnya lecet, serta tidak menemukan adanya ubun-ubun cekung. Berdasarkan perkembangan An “S” tetap dilakukan perawatan dan intervensi tetap dilanjutkan, sedangkan pada An “L” intervensi dihentikan dan klien dipulangkan.
Copyrights © 2025