Keluarga merupakan bagian penting masyarakat untuk mendorong perilaku pencegahan diabetes melitus. Penyakit kronis terus meningkat di masyarakat, terutama pada individu berisiko tinggi seperti mereka yang memiliki riwayat dalam keluarga atau gaya hidup tidak sehat. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara peran keluarga dengan perilaku pencegahan diabetes melitus pada keluarga berisiko tinggi di UPTD Puskesmas Semen Kediri. Desain penelitian analitik korelasional dengan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian adalah 95 keluarga penderita diabetes melitus dengan sampel sebanyak 77 responden. Pengambilan sampel menggunakan teknik accidental sampling. Variabel bebas adalah peran keluarga dan variabel terikat adalah perilaku pencegahan. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner. Hasil penelitian tentang peran keluarga diperoleh hampir separuh responden, sebanyak 36 responden (46,8%) menunjukkan peran keluarga baik dan perilaku pencegahan diperoleh sebagian besar responden, sebanyak 44 responden (57,1%) menunjukkan perilaku pencegahan baik dari total 77 responden. Dari hasil analisis uji rank Spearman didapatkan nilai p sebesar 0,000 < 0,05 dan koefisien korelasi sebesar 0,585. Simpulan yang dapat diambil adalah terdapat hubungan antara peran keluarga dengan perilaku pencegahan diabetes melitus pada keluarga risiko tinggi di UPTD Puskesmas Semen Kediri. Diharapkan peran keluarga terus dipertahankan agar gula darah penderita diabetes melitus tetap stabil dan mencegah terjadinya komplikasi.
Copyrights © 2025