Indeks Pembangunan Manusia (IPM) berfungsi sebagai metrik penting yang mencerminkan tingkat kesejahteraan suatu wilayah melalui dimensi kesehatan, pendidikan, dan pendapatan. Dalam upaya untuk memahami lebih lanjut mengenai faktor-faktor yang mempengaruhi IPM, penelitian ini fokus pada Keparahan Tingkat Kemiskinan (X1), Kepadatan Manusia Penduduk (X2), dan Angka Partisipasi Kasar (X3) sebagai variabel kunci yang mungkin berdampak pada pembangunan, khususnya di provinsi Kalimantan Selatan. Metode yang digunakan meliputi regresi klasik, gabungan regresi spasial, dan model kesalahan spasial. Model ketiga ini akan dibandingkan dan ditentukan model dengan kinerja terbaik. Berdasarkan temuan penelitian, Structural Equation Model (SEM) muncul sebagai model yang paling efektif dalam menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi IPM di Kalimantan Selatan. Nilai R-square yang diperoleh sebesar 0,8946 menunjukkan tingkat daya penjelas yang tinggi, melampaui nilai R-square model lainnya.
Copyrights © 2023