Konsep Library of Things (LoT) berkembang sebagai respons terhadap kebutuhan masyarakat yang semakin beragam terhadap layanan perpustakaan. LoT memperluas fungsi perpustakaan dari sekadar penyedia dan peminjam koleksi buku menjadi pusat berbagi sumber daya yang mencakup alat, teknologi, dan berbagai benda pendukung aktivitas sehari-hari. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan pemaknaan LoT serta menelaah bagaimana konsep tersebut memperkaya peran perpustakaan di tengah perubahan kebutuhan pengguna. Metode yang digunakan adalah studi literatur dengan menelaah artikel jurnal yang membahas definisi, tujuan, dan implementasi LoT dalam berbagai konteks layanan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi LoT paling banyak berkembang di perpustakaan publik dan perguruan tinggi melalui peminjaman perangkat teknologi, multimedia, dan alat pendukung pembelajaran, dengan dampak positif terhadap peningkatan akses pengguna, efisiensi pemanfaatan sumber daya, serta penguatan interaksi sosial komunitas. Selain itu, LoT terbukti berkontribusi pada praktik keberlanjutan melalui pengurangan konsumsi berlebih dan pemanfaatan kolektif barang. Simpulan penelitian ini menegaskan bahwa LoT merupakan bentuk inovasi layanan yang strategis dalam memperluas nilai, fungsi, dan kontribusi perpustakaan sebagai institusi pembelajaran dan layanan publik yang adaptif.
Copyrights © 2024