Jurnal ini mengkaji secara mendalam berbagai rintangan dan strategi implementasi prinsip hak asasi manusia (HAM) dalam Kepolisian Republik Indonesia (Polri). Polri, sebagai institusi penegak hukum yang memainkan peran penting dalam menegakkan HAM, masih dihadapkan dengan berbagai tantangan dalam praktiknya. Kurangnya pemahaman anggota Polri tentang prinsip-prinsip HAM dan aplikasinya dalam praktik kepolisian, budaya organisasi yang belum sepenuhnya mendukung HAM, lemahnya sistem pengawasan dan akuntabilitas, dan keterbatasan sumber daya menjadi rintangan utama dalam upaya penegakan HAM di Polri. Untuk mengatasi tantangan tersebut, diperlukan strategi yang komprehensif dan berkelanjutan, seperti peningkatan pendidikan dan pelatihan HAM bagi anggota Polri, pengembangan budaya organisasi berbasis HAM, penguatan pengawasan dan akuntabilitas, serta peningkatan aksesibilitas dan keterbukaan informasi. Jurnal ini memberikan rekomendasi berbagai strategi yang dapat diimplementasikan oleh Polri untuk meningkatkan efektivitas dan keberlanjutan implementasi HAM dalam tubuh institusi. Penerapan strategi-strategi tersebut diharapkan dapat membawa Polri menjadi institusi penegak hukum yang menjunjung tinggi prinsip-prinsip HAM dan melindungi hak asasi manusia masyarakat.
Copyrights © 2024