Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah sikap ilmiah siswayang diajar melalui model Learning Cycle 5E menggunakan laboratorium reallebih baik dibandingkan dengan yang diajar melalui model Learning Cycle 5E menggunakan laboratorium virtualpada materi titrasi asam basa. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan metode eksperimen yaitu Quasi Experimental Design.Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan teknik simple random sampling diperoleh pasangan kombinasi XI MIPA 1 dengan XI MIPA 2 dimana kelas XI MIPA 2 sebagai kelas eksperimen I dan kelas XI MIPA 1 sebagai kelas eksperimen II. Instrumen penelitian berupa lembar observasi sikap ilmiah.Untuk melihat perbedaaan sikap ilmiah siswa pada kedua kelas sampel dilakukan dengan uji t. Sebelum dilakukan uji t dilakukan uji normalitas dan homogenitas terlebih dahulu.Berdasarkan hasil pengolahan data dengan uji Liliefors diketahui bahwa data berdistribusi normal dengan Lhitung< Ltabel, serta pengolahan data dengan uji Fisher diketahui bahwa data homogen dengan Fhitung< Ftabel. Kemudian diperoleh hasil perhitungan uji t yaitu thitung = 6,4005> ttabel = 1,66864 dengan taraf nyata α=5%. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa sikap ilmiah siswa yang diajar melalui model Learning Cycle 5E menggunakan laboratorium reallebih baik dibandingkan dengan yang diajar melalui model Learning Cycle 5E menggunakan laboratorium virtual pada materi titrasi asam basa. Kata Kunci: Sikap Ilmiah, Model Learning Cycle 5E, Laboratorium Real, Laboratorium Virtual, Titrasi Asam Basa
Copyrights © 2024