Rendahnya hasil belajar siswa dapat disebakan oleh beberapa faktor, yaitu kurang tepatnya model pembelajaran yang digunakan oleh guru sehingga menyebabkan kurang aktifnya siswa selama proses pembelajaran berlangsung. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan hasil belajar matematika siswa kelas VII SMP N 22 Kota Jambi yang mengikuti proses pembelajaran dengan model pembelajaran Two Stay Two Stray dan model pembelajaran Numbered Heads Together. Jenis penelitian ini merupakan penelitian eksperimen dengan pendekatan kuantitatif. Rancangan penelitian yang digunakan adalah posttest-only control design dengan dua kelas sampel. Kelas eksperimen I diajarkan dengan model pembelajaran Two Stay Two Stray dan kelas eksperimen II diajarkan dengan model pembelajaran Number Heads Together guna melihat perbandingannya terhadap hasil belajar siswa. Metode pengumpulan data menggunakan soal tes dan lembar observasi. Analisi data untuk mengetahui perbedaan rata-rata digunakan uji t dengan kriteria pengujian dua pihak. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa nilai rata-rata posttest untuk kelompok eksperimen I sebesar 74,9 lebih tinggi dibandingkan kelas eksperimen II 67,77. Hasil analisis uji kesamaan dua rata-rata dengan uji t, antara kelas eksperimen I dan kelas eksperimen II diperoleh yaitu 2,3839 1,9973. Artinya hipotesis ditolak dan hipotesis diterima. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa belajar menggunakan model pembelajaran Two Stay Two Stray lebih baik di bandingkan belajar menggunakan model pembelajaran Numbered Heads Together.
Copyrights © 2025