Pembelajaran yang dilaksanakan secara daring menjadi salah satu faktor siswa kesulitan dalam memahami konsep kimia dengan baik, belum cukup melayani perbedaan kemampuan seperti minat, bakat, serta perbedaan gaya belajar. Dengan kelemahan tersebut, sulit untuk mengembangkan kemampuan siswa dalam berbagai hal seperti kemampuan sosialisasi, hubungan interpersonal, serta kemampuan berpikir kreatif. Untuk memecahkan masalah tersebut maka perlu suatu model pembelajaran yang dapat meningkatkan kemampuan berpikir kreatif siswa pada mata pelajaran kimia. Salah satu model yang cocok yaitu model pembelajaran Treffinger. Tujuan penelitian ini yaitu untuk melihat pengaruh penggunaan model Pembelajaran Treffinger berbasis Open Ended Problem Terhadap Peningkatan Kemampuan Berpikir Kreatif Siswa Pada Materi Larutan Penyangga Di Kelas XI IPA SMA Negeri 12 Kota Jambi. Jenis penelitian ini adalah penelitian Quasi Eksperimen dengan bentuk Nonequivalent Control Group Design. Instrumen penelitian berupa tes essay dan lembar observasi. Hasil belajar siswa diukur dengan menggunakan uji t. Berdasarkan hasil pengolahan data dengan uji Liliefors diketahui bahwa data berdistribusi normal dengan Lhitung < Ltabel, serta pengolahan data dengan uji Fisher diketahui data homogen dengan Fhitung < Ftabel. Hasil uji t dengan taraf nyata α = 0,05 yang diperoleh dari data tes essay yaitu thitung = 1,9617 > ttabel = 1,6725. Berdasarkan hasil penelitian maka dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh penerapan model Treffinger berbasis Open Ended Problem terhadap berpikir kreatif siswa pada materi larutan penyangga di kelas XI IPA SMA Negeri 12 Kota Jambi.
Copyrights © 2025