Perkembangan teknologi digital telah memberikan dampak signifikan pada perilaku masyarakat, termasuk meningkatnya fenomena perjudian online di kalangan remaja, khususnya Generasi Z. Kemudahan akses internet, sifat anonim, serta fleksibilitas waktu dan tempat menjadi faktor pendorong tingginya keterlibatan remaja dalam aktivitas ini. Di Kabupaten Tangerang, permasalahan judi online memunculkan implikasi serius pada kesehatan mental, kondisi keuangan, serta hubungan sosial. Tujuan penelitian adalah untuk menganalisis peran literasi digital adaptif sebagai strategi pencegahan judi online sekaligus upaya penguatan ketahanan psikologis remaja. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan analisis statistik deskriptif, uji validitas dan reliabilitas, regresi linier berganda, uji parsial (T-test), uji simultan (F-test), dan koefisien determinasi, dengan 84 responden pengguna judi online yang diproses menggunakan perangkat lunak SPSS 22. Hasil penelitian menunjukkan bahwa literasi digital adaptif berpengaruh signifikan dalam mengurangi risiko terpapar konten perjudian online, meningkatkan kemampuan kritis terhadap informasi digital, dan memperkuat daya tahan remaja menghadapi pengaruh negatif lingkungan digital. Edukasi literasi digital yang disesuaikan dengan karakteristik Gen Z terbukti efektif sebagai langkah preventif, terutama bila didukung oleh kolaborasi keluarga, sekolah, pemerintah, dan komunitas. Penelitian ini merekomendasikan penerapan program literasi digital adaptif secara berkelanjutan di tingkat sekolah dan masyarakat untuk membangun generasi yang cerdas digital, tangguh, dan mampu menghindari perilaku berisiko seperti judi online.
Copyrights © 2025