Tanaman krisan (Chrysanthemum morifolium var. marimar) merupakan salah satu jenis tanaman berbunga dari suku Asteraceae yang biasa dimanfaatkan sebagai bunga potong. Perbanyakan tanaman krisan ini dilakukan menggunakan planlet tanaman krisan yang sudah berumur 8 minggu secara in vitro untuk menghasilkan tanaman dalam jumlah lebih banyak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dan konsentrasi penambahan NAA dan air kelapa yang tepat untuk menghasilkan pertumbuhan terbaik pada kultur tanaman krisan. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap Faktorial. Faktor pertama yaitu Naphtalene Acetic Acid (NAA) (N) dengan 4 taraf konsentrasi 0 mg/L (N0); 1,86 mg/L (N1); 2,79 mg/L (N2), dan 3,72 mg/L (N3). Faktor kedua yaitu air kelapa (A) dengan 4 taraf konsentrasi 0% (K0); 10% (K1), 15% (K2), dan 20% (K3). Kombinasi perlakuan 3,72 mg/L NAA + 20% air kelapa (N3K3) merupakan konsentrasi yang terbaik untuk waktu muncul tunas 3,33 hari dan jumlah daun 12,33 helai.
Copyrights © 2024