Pengetahuan matematika memiliki aspek kritis dan logis yang tersusun secara konsisten yang dibentuk melalui berpikir mengenai pengalaman suatu obyek yang diperoleh melalui abstraksi reflektif. Berpikir kritis dan penalaran logis sebagai sifat matematika sangat penting untuk dikembangkan pada siswa melalui pembelajaran kooperatif. Kemampuan berpikir kritis mendorong siswa menginterpretasikan dan mengevaluasi informasi untuk membuat keputusan berdasarkan kemampuan, menerapan ilmu pengetahuan dan pengalaman, semntara penalaran logis sebagai proses pencapaian kesimpulan logis berdasarkan fakta-fakta dan sumber yang relevan. Regulasi pembelajaran kooperatif dengan mengarahkan siswa belajar secara kolaboratif diharapkan terbentuknya sifat sosial pembelajaran, mengemulasi kemampuan pemecahan masalah, dan terbentuknya pelatihan kognitif pada siswa meningkatkan kemampuan berpkir kritis dan penalaran logis. Kemampuan tersebut secara bertahap terkonstruksi melalui interaksi siswa dengan orang dewasa atau teman sebaya yang lebih terampil. Pembelajaran kooperatif memiliki pengaruh positif pada perkembangan sosial, penciptaan keterampilan hubungan persahabatan antara siswa, dan terkonstruksinya kemampuan berpkir kritis dan penalaran logis matematis.
Copyrights © 2016