Kualitas air di wilayah perkotaan berperan penting dalam menjaga kesehatan masyarakat, keseimbangan ekosistem, serta pembangunan berkelanjutan, namun metode pemantauan konvensional masih terkendala biaya tinggi, cakupan terbatas, dan informasi yang lambat. Internet of Things (IoT) hadir sebagai solusi inovatif dengan pemantauan real-time menggunakan sensor pH, kekeruhan, suhu, dissolved oxygen, dan electrical conductivity yang terhubung ke cloud computing untuk analisis cepat dan akurat. Berdasarkan kajian 25 artikel ilmiah periode 2019–2024, IoT terbukti meningkatkan efektivitas monitoring, mempercepat deteksi pencemaran, dan mendukung pengambilan keputusan berbasis data, bahkan ketika dipadukan dengan kecerdasan buatan (AI) dan big data analytics mampu mencapai prediksi kualitas air dengan akurasi di atas 90%. Meski demikian, tantangan seperti keterbatasan jaringan, kebutuhan energi berkelanjutan, keamanan data, serta integrasi dengan sistem peringatan dini perlu mendapat perhatian agar IoT dapat berperan optimal dalam pengembangan smart city berkelanjutan.
Copyrights © 2025