Pembangunan nasional Indonesia pada dasarnya bertujuan untuk mewujudkan masyarakat yang adil, makmur, dan sejahtera. Untuk mencapai tujuan tersebut, negara membutuhkan sumber pembiayaan yang berkelanjutan dan stabil. Salah satu sumber utama pembiayaan negara berasal dari pajak. Pajak memiliki peran yang sangat strategis dalam menopang Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Data Kementerian Keuangan menunjukkan bahwa lebih dari 70% penerimaan negara setiap tahunnya bersumber dari pajak, baik pajak penghasilan, pajak pertambahan nilai, maupun jenis pajak lainnya. Hal ini menegaskan bahwa keberlangsungan pembangunan nasional sangat bergantung pada partisipasi masyarakat dalam memenuhi kewajiban perpajakan. Pajak merupakan sumber utama penerimaan negara yang memiliki peran strategis dalam pembiayaan pembangunan nasional. Namun, tingkat literasi dan kepatuhan pajak masyarakat Indonesia masih tergolong rendah, salah satunya karena minimnya edukasi pajak sejak dini. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberikan pelatihan literasi pajak kepada siswa SMK Negeri 1 Ciruas sebagai upaya menumbuhkan kesadaran pajak sejak bangku sekolah. Metode pelaksanaan dilakukan melalui ceramah interaktif, diskusi, simulasi perhitungan pajak sederhana, serta praktik pengisian formulir administrasi perpajakan. Sasaran kegiatan adalah siswa jurusan akuntansi dan bisnis yang diproyeksikan akan memasuki dunia kerja atau membuka usaha setelah lulus. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan siswa mengenai konsep dasar pajak, fungsi pajak dalam pembangunan, serta keterampilan praktis administrasi pajak. Selain itu, terjadi perubahan sikap positif siswa terhadap kewajiban pajak sebagai bentuk kontribusi kepada negara. Dengan adanya pelatihan ini, diharapkan siswa mampu menjadi generasi muda yang sadar pajak, patuh terhadap aturan, dan berintegritas dalam menjalankan kewajiban perpajakan di masa depan. Kata Kunci: literasi pajak, pelatihan, kesadaran pajak, siswa SMK, pengabdian Masyarakat.
Copyrights © 2025