Perkembangan era globalisasi menuntut adanya kompetensi lintas budaya (cross culture competence) dalam dunia pendidikan, termasuk pada level Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) yang mempersiapkan peserta didik untuk memasuki dunia kerja. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji implementasi edukasi cross culture management dalam kurikulum pendidikan di SMK PGRI 1 Kota Serang sebagai upaya meningkatkan daya saing dan kompetensi siswa dalam menghadapi lingkungan kerja multikultural. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi materi cross culture management dalam pembelajaran, khususnya pada mata pelajaran kewirausahaan dan komunikasi bisnis, mampu meningkatkan pemahaman siswa mengenai perbedaan budaya, etika komunikasi lintas budaya, serta kemampuan adaptasi dalam situasi sosial dan profesional. Selain itu, penerapan metode pembelajaran berbasis proyek dan simulasi interaksi budaya terbukti lebih efektif dalam membangun sikap toleransi, empati, dan keterampilan kolaboratif siswa. Penelitian ini menyimpulkan bahwa edukasi cross culture management memiliki kontribusi signifikan dalam meningkatkan kompetensi global siswa SMK, sehingga sekolah perlu memperkuat kurikulum, pelatihan guru, serta kolaborasi dengan industri dan komunitas internasional sebagai dukungan pembelajaran berkelanjutan. Keywords : Cross Culture Management; Kurikulum Pendidikan; Kompetisi Global; Daya Saing Siswa.
Copyrights © 2025