Penelitian ini bertujuan mengevaluasi pengaruh konsentrasi perendaman Trichoderma sp. dan dosis trichokompos terhadap pertumbuhan serta hasil jagung hibrida Bisi 2. Penelitian dilaksanakan pada Februari–Mei 2025 di Kabupaten Sidenreng Rappang menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) faktorial dengan dua faktor, yaitu konsentrasi perendaman Trichoderma sp. (0, 20, dan 25 g 250 ml⁻¹) dan dosis trichokompos (0, 5, dan 6 kg unit⁻¹), masing-masing diulang tiga kali sehingga terdapat 27 unit percobaan. Parameter yang diamati meliputi tinggi tanaman, jumlah daun, umur berbunga, jumlah biji per baris, jumlah baris per tongkol, bobot 100 biji, dan produksi per unit. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perendaman Trichoderma sp. tidak berpengaruh nyata terhadap semua parameter, sedangkan pemberian trichokompos berpengaruh signifikan terhadap produksi. Dosis 6 kg unit⁻¹ menghasilkan produksi tertinggi, yaitu 4,6 kg m⁻². Disimpulkan bahwa trichokompos dengan dosis optimal berpotensi menjadi alternatif teknologi pemupukan organik yang ramah lingkungan untuk meningkatkan pertumbuhan dan hasil jagung hibrida Bisi 2.
Copyrights © 2025