Produktivitas aktual jagung Kecamatan Semanding masih berada di bawah produktivitas potensialnya karena kemungkinan penggunaan faktor produksi yang belum efisien. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji faktor yang mempengaruhi produksi, mengukur efisiensi teknis, dan mengetahui penyebab inefisiensi teknis usahatani jagung di Kecamatan Semanding. Penelitian menggunakan data primer yang dikumpulkan menggunakan kuesioner. Sampel penelitian sebanyak 99 petani jagung diambil secara proporsional yang berasal dari tiga Desa produsen jagung terbanyak di Kecamatan Semanding. Data dianalisis menggunakan fungsi produksi Cobb-Douglas dengan metode Stochastic Frontier Analysis (SFA) dan pendekatan Maximum Likelihood Estimation (MLE). Hasil analisis data menunjukkan bahwa faktor yang berpengaruh positif dan signifikan terhadap jumlah produksi jagung adalah benih, pupuk Urea dan tenaga kerja, sedangkan pupuk NPK berpengaruh negatif. Usahatani jagung di Kecamatan Semanding belum efisien secara teknis di mana inefisiensi teknis berasal dari sumberpendapatan lain. Berdasarkan hasil analisis maka petani dapat meningkatkan produksi dengan menambah jumlah benih dan pupuk urea sesuai dosis anjuran dan menintensifkan penggunaan tenaga kerja.
Copyrights © 2025