Satu diantara produk sayuran hortikultura yang sangat disukai oleh masyarakat Indonesia adalah selada. Selama ini selada belum muncul sebagai produk sayuran unggulan bagi petani pada umumnya. Penurunan kesuburan tanah yang diakibatkan oleh pemberian pupuk anorganik tanpa diimbangi dengan pupuk organik menjadi satu dari sekian banyak penyebabnya. Karena pupuk organik cair memiliki kandungan berbagai unsur hara, maka pupuk organik cair merupakan pilihan terbaik untuk larutan hara. Studi ini bertujuan untuk menentukan bagaimana berbagai jenis pupuk organik cair berpengaruh terhadap hasil panen tanaman selada. Selada Grand Rapid, Red Rapid dan Siomak merupakan faktor pertama dalam penelitian ini, yang menggunakan pendekatan Rancangan Acak Kelompok Faktorial (RAKF). POC GDM, POC NASA dan POC Eco Fresh termasuk dalam faktor kedua. Parameter yang diukur meliputi tinggi tanaman, jumlah daun, panjang akar, bobot segar tanaman per petak dan bobot segar tanaman per hektar. Metode analisis varians (ANOVA) digunakan untuk menghitung data yang berasal dari pengamatan pada tingkat signifikansi 5%. Uji lanjut akan dilakukan pada taraf 5% dengan menggunakan pendekatan BNT (Beda Nyata Terkecil) jika ditemukan pengaruh yang signifikan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa varietas selada Siomak menghasilkan hasil terbaik dan penggunaan pupuk organik cair Eco Fresh memberikan hasil yang lebih unggul dibandingkan perlakuan lainnya.
Copyrights © 2025