Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh strategi diversifikasi terhadap kinerja keuangan perusahaan di sektor industri kreatif. Dalam penelitian ini, digunakan metode kuantitatif dengan analisis regresi linier berganda untuk menguji hubungan antara jenis diversifikasi (vertikal, horizontal, dan konglomerat) dan kinerja keuangan yang diukur melalui rasio Return on Investment (ROI), Return on Assets (ROA), dan Profit Margin. Sampel penelitian terdiri dari 5 perusahaan besar yang terlibat dalam sektor industri kreatif di Indonesia. Hasil analisis menunjukkan bahwa diversifikasi vertikal memiliki pengaruh signifikan terhadap kinerja keuangan perusahaan dengan koefisien regresi sebesar 0.765 (p-value = 0.004), dan diversifikasi horizontal juga menunjukkan pengaruh signifikan dengan koefisien regresi 0.543 (p-value = 0.009). Sementara itu, diversifikasi konglomerat tidak menunjukkan pengaruh signifikan terhadap kinerja keuangan (koefisien regresi = 0.345, p-value = 0.075). R-squared dari model regresi adalah 0.85, yang menunjukkan bahwa 85% variasi dalam kinerja keuangan dapat dijelaskan oleh variabel diversifikasi. Temuan ini memberikan implikasi penting bagi perusahaan di sektor industri kreatif untuk memprioritaskan diversifikasi vertikal dan horizontal dalam strategi mereka guna meningkatkan efisiensi dan kinerja keuangan. Diversifikasi konglomerat, meskipun berpotensi mengurangi risiko, tidak terbukti memberikan manfaat yang signifikan dalam konteks ini.
Copyrights © 2025