Setiap badan usaha dituntut untuk terus melakukan upaya dalam meningkatkan kualitas dan kuantitas badan usahanya agar dapat bersaing dengan bidang usaha lainnya. Strategi persaingan usaha yang baik akan mengembangkan bisnis dan meningkatkan kesejahteraan pelaku UMKM. Dalam pelaksanaan bisnis, tidak semua UMKM selalu menerapkan strategi bersaing agar setiap produk dapat dikenal oleh masyarakat. Apalagi dimasa pandemi covid-19 seperti sekarang ini yang membuat aspek perekonomian menurun, maka, para pelaku UMKM harus mempunyai strategi daya saing untuk mempertahankan dan mengembangkan bisnisnya. Fokus tujuan dalam penelitian ini mengacu pada hasil tinjauan lapangan di UMKM Lingkungan Kampus Kabupaten Jember yang mana meliputi: 1) Untuk menganalisis strategi UMKM di masa pandemi covid-19 dalam mempertahankan bisnis. 2) Untuk menganalisis strategi daya saing UMKM di masa pandemi covid-19 dalam mempertahankan bisnis. 3) Untuk mengalanisis kesejahteraan pelaku UMKM dimasa pandemi covid-19. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian lapangan (studi kasus). Dalam pelaksanaan pengumpulan data dengan beberapa tahapan seperti wawancara, dokumentasi dan observasi. Analisis data penelitian yang digunakan yakni menggunakan penelitian kualitatif deskriptif. Penelitian kualitatif berangkat dari penelitian lapang yang dikaji dengan teori dan daftar pustaka. Pelaksanaan analisis yang digunakan melalui kondensasi. Penyajian data verifikasi data, kemudian menggunakan keabsahan data dengan tekhnik trianggulasi. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa: 1) Pelaksanaan daya saing UMKM di masa pandemi covid-19 dalam mempertahankan bisnis dan meningkatkan kesejahteraan pelaku UMKM menggunakan strategi biaya rendah (Cost Leadership), perbedaan produk atau harga (differentiation), dan strategi fokus, 2) Strategi bersaing untuk menarik minat pelanggan yaitu dengan memberikan pelayanan yang baik, diskon, serta promosi menggunakan media sosial seperti Instagram, WhatsApp dan Facebook. 3. Meningkatkan kesejahteraan pelaku UMKM, dengan strategi daya saing yang diterapkan dapat meningkatkan pendapatan, karena kesejahteraan UMKM bergantung pada pendapatan UMKM itu sendiri. Hal itu bisa dilihat dari awal adanya pandemi, penurunan pendapatan mencapai 75%, namun dengan berbagai strategi yang dilakukan sekarang penurunan pendapatan hanya 30% dari sebelum adanya pandemi Covid-19.
Copyrights © 2021