Kecelakaan lalu lintas akibat kantuk saat mengemudi merupakan salah satu penyebab utama kematian di jalan raya dan menjadi isu keselamatan yang krusial. Studi menunjukkan bahwa 20–30% kecelakaan disebabkan oleh pengemudi yang mengantuk, sehingga diperlukan sistem peringatan dini yang mampu mendeteksi kondisi ini secara akurat dan real-time. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan model deteksi kantuk berbasis visi komputer menggunakan algoritma YOLOv11n, yang dikenal sebagai varian ringan dan cepat dari keluarga YOLO. Model dilatih menggunakan dataset citra wajah yang telah diproses dan diaugmentasi melalui platform Roboflow, dengan tujuan untuk mendeteksi tanda-tanda kantuk secara visual. Hasil evaluasi model menunjukkan performa yang sangat baik, dengan nilai mAP50 sebesar 0,9710 dan mAP50-95 sebesar 0,6796. Selain itu, precision mencapai 0,9382 dan recall sebesar 0,9280, yang mengindikasikan kemampuan deteksi yang tinggi serta tingkat kesalahan yang rendah. Temuan ini membuktikan bahwa YOLOv11n dapat diimplementasikan secara efektif dalam sistem peringatan dini untuk meningkatkan keselamatan pengemudi, bahkan pada perangkat dengan sumber daya terbatas. Penelitian ini tidak hanya menjawab tantangan efisiensi dan akurasi deteksi kantuk, tetapi juga memberikan kontribusi nyata bagi pengembangan sistem keselamatan kendaraan berbasis kecerdasan buatan. Ke depan, pengembangan sistem deteksi multimodal yang menggabungkan citra wajah dengan data fisiologis seperti EOG dan detak kepala disarankan untuk meningkatkan keandalan sistem dalam kondisi nyata.
Copyrights © 2025