Jeruk merupakan salah satu buah tropis yang banyak dikonsumsi masyarakat karena kandungan nutrisinya yang tinggi, khususnya vitamin C. Namun, produksi jeruk kerap mengalami penurunan akibat serangan penyakit, terutama pada bagian daun. Identifikasi penyakit secara manual dinilai kurang efisien dan rawan kesalahan, sehingga diperlukan sistem otomatis berbasis machine learning untuk membantu proses deteksi secara cepat dan akurat. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan tiga algoritma klasifikasi K-Nearest Neighbor (KNN), Support Vector Machine (SVM), dan Neural Network (NN) dalam mengidentifikasi penyakit daun jeruk berdasarkan fitur tekstur. Dataset yang digunakan terdiri dari lima kategori: Black Spot, Canker, Greening, Melanose, dan Healthy, dengan total 609 citra daun yang dibagi secara proporsional untuk pelatihan dan pengujian. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa model Neural Network memberikan performa terbaik dengan akurasi 87,5%, diikuti oleh SVM sebesar 82,4%, dan KNN sebesar 77,5%. Penelitian ini menunjukkan bahwa pendekatan machine learning, khususnya Neural Network, efektif dalam klasifikasi penyakit daun jeruk dan berpotensi untuk diimplementasikan lebih lanjut dalam bentuk aplikasi praktis bagi petani.
Copyrights © 2025