Penelitian ini menelaah peran komunikasi intrapersonal, termasuk dialog batin, refleksi diri, dan regulasi emosi dalam meningkatkan kinerja perusahaan melalui pendekatan studi literatur kualitatif. Sintesis dari berbagai studi menunjukkan bahwa kemampuan intrapersonal meningkatkan kesadaran diri, self-efficacy, dan kualitas pengambilan keputusan karyawan, yang pada gilirannya memperkuat efektivitas komunikasi interpersonal, motivasi kerja, produktivitas, serta kualitas layanan. Interaksi antara proses intrapersonal dan praktik manajerial seperti saluran komunikasi terbuka dan kepemimpinan yang mendukung memperbesar dampak positif terhadap kinerja organisasi. Meskipun bukti empiris langsung masih terbatas, temuan ini merekomendasikan integrasi pelatihan refleksi diri dan regulasi emosi dalam program pengembangan sumber daya manusia serta penelitian lapangan lanjutan untuk menguji efektivitas intervensi pada berbagai konteks perusahaan.
Copyrights © 2026