Dengan meningkatnya kesadaran konsumen terhadap pentingnya keamanan dan kebersihan makanan, label halal dipandang tidak hanya dari sudut pandang syari’at, tetapi juga sebagai indikator kepatuhan terhadap standar kebersihan dan kesehatan. Bakso Ojolali, sebagai usaha makanan tradisional yang telah dikenal di wilayah Kranji, perlu memahami faktor-faktor yang memengaruhi perilaku konsumen agar dapat terus bersaing dan berkembang. Dengan fenomena tersebut mendorong peneliti untuk melakukan penelitian dengan judul “Pengaruh Label Halal dan Kualitas Produk terhadap Minat Beli Konsumen Pada Usaha Bakso Ojolali Kranji Bekasi Barat.’’ Rumusan masalahnya adalah Apakah terdapat pengaruh label halal terhadap minat beli konsumen, Apakah terdapat pengaruh kualitas produk terhadap minat beli konsumen, Apakah terdapat pengaruh label halal dan kualitas produk terhadap minat beli konsumen. Setelah penelitian ini dilakukan, diharapkan akan memberikan manfaat bagi beberapa pihak, di antaranya adalah sebagai acuan bagi para pelaku bisnis dalam penerapan hukum Islam dan mengembangkan kualitas produk khususnya menyangkut makanan dan minuman yang berlabel halal. Populasi penelitian ini adalah Label halal dan Kualitas Produk terhadap Minat Beli Konsumen pada usaha Bakso Ojolali Kranji Bekasi Barat. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 253 responden. Metode pengumpulan data yaitu dengan metode observasi dan kuesioner. Adapun analisis data yang digunakan adalah regresi linier berganda. Dan untuk variabel yang diteliti adalah label halal dan kualitas produk sebagai variabel bebas dan minat beli kosnumen sebagai variabel terikat. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai thitung dari masing-masing variabel bebas adalah 5,259 untuk label halal dan 8,871 untuk kualitas produk. Sedangkan nilai ttabel adalah 1,984 yang lebih kecil dibanding thitung. Artinya, ada pengaruh yang signifikan antara label halal (X1) dan kualitas produk (X2) terhadap minat beli konsumen (Y). Sedangkan dari hasil analisis koefisien determinasi diperoleh nilai sebesar 0,472, ini artinya bahwa variasi perubahan variabel kepuasan konsumen (Y) dipengaruhi oleh variabel bebas label halal (X1 ) dan kualitas produk (X2 ) sebesar 47,2%. Sedangkan sisanya 52,8% dipengaruhi oleh faktor lain di luar penelitian ini.
Copyrights © 2026