Daun jambu mede (Anacardium occidentale L) digunakan oleh masyarakat sebagai obat diare,disentri, anti diabetes, penyakit kelenjar, dyspepsia, penyakit kulit, impotensi, bronchitis. Daunjambu mede mengandung tannin, triterpenoid, alkaloid, flavonoid, saponin dan minyak atsiri.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas antibakteri fraksi n-heksan, fraksi etil asetatdan fraksi metanol-air, mengetahui fraksi teraktif, mengetahui profil KLT pada fraksi teraktif.Daun jambu mede diserbuk dan diekstraksi dengan metanol kemudian dipekatkan sampaimenjadi ekstrak kental. Ekstrak metanol kental kemudian difraksinasi berturut-turut denganpelarut n-heksan, etil asetat dan air. Fraksi dibuat tiga seri pengenceran dan diuji terhadapPseudomonas aeruginosa ATCC 27853 secara difusi. Hasil uji antibakteri menunjukkan bahwafraksi n-heksan, fraksi etil asetat dan fraksi metanol-air dari ekstrak metanol daun jambumede menghambat pertumbuhan Pseudomonas aeruginosa ATCC 27853 secara in vitro. Hasilanalisa fraksi n-heksan secara Kromatografi Lapis Tipis kemungkinan mengandung senyawagolongan triterpenoid dan minyak atsiri.
Copyrights © 2023