Penelitian ini bertujuan untuk menggali potensi ekstrak daun belimbing wuluh dalam memberikan efek analgesik. Dalam penelitian ini, saya memanfaatkan teknik Randall Selitto yang sering diaplikasikan untuk mengeksplorasi kandidat obat antiinflamasi baru. Proses ekstraksi serbuk daun belimbing wuluh dilaksanakan melalui metode maserasi menggunakan etanol 96%. Penelitian ini melibatkan 25 ekor tikus yang dibagi menjadi lima kelompok, termasuk kelompok yang diberikan ekstrak daun belimbing wuluh 20 mg/200 g berat badan, kelompok kontrol negatif dengan CMC, dan kelompok kontrol positif dengan asam nefemanat.Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa ekstrak dengan dosis 20 mg/200 g berat badan menunjukkan kemampuan analgesik. Diperkirakan bahwa kandungan flavonoid dan steroid dalam daun belimbing wuluh berkontribusi pada efek analgesik tersebut. Efektivitas ekstrak daun belimbing wuluh 20 mg/200 g berat badan terbukti setara dengan kontrol positif, dan pada dosis yang sama, ekstrak tersebut menunjukkan aktivitas analgesik.
Copyrights © 2023