Demam berdarah dengue (DBD) merupakan penyakit disebabkan oleh gigitan nyamuk aedes aegyti. Nyamuk jenis ini menyukai lingkungan dengan kualitas yang buruk seperti pemukiman pada penduduk yang kekurangan Cahaya matahari dan banyak genangan air sehingga menjadi tempat perkembangbiakan aedes aegyti. Demam berdarah dengue masih merupakan masalah Kesehatan terutama di negara yang beriklim tropis. WHO mengatakan pada tahun 2017, dilaporkan jumlah kasus DBD di Amerika menurun secara signifikat sebesar 73% dari 2.177.171 di tahun 2016 menjadi 584.263 kasus, selain Panama, Peru, dan Aruba merupakan negara yang terdaftar dengan peningkatan kasus selama 2017. Tujuannya yaitu untuk mengetahui seberapa besar masalah deman berdarah dengue (DBD) di suatu wilayah dan bagaimana cara menanggulangi masalah DBD di wilayah tersebut. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode penelitian berupa literature review. Hasil dari penelitian ini yaitu Kasus DBD dapat dicegah dengan cara memutuskan daur hidup dari nyamuk Aedes tersebut. Daur hidup nyamuk Aedes dapat diputus dengan cara membersihkan tempat penampungan air di rumah maupun di lingkungan sekitar rumah dan pemberatasan sarang nyamuk (PSN). Pemberatasan sarang nyamuk dapat dilakukan dengan membunuh jentik-jentik nyamuk menggunakan ABETE. Demam berdarah dengue ialah tipe penyakit arbovirus yang didapatkan dari 2 jenis nyamuk, yaitu Aedes albopictus dan Aedes aegypti dinama kedua jenis nyamuk ini adalah permasalahan penting penyakit pada hamper seluruh negara-negara di dunia, khususnya pada negara yang beriklim lebih hangat. Demam berdarah dengue masih merupakan masalah Kesehatan terutama di negara yang beriklim tropis. Peneliti dapat mengatasi masalah Deman Berdarah Dengue (DBD) yang berada di suatu wilayah dan mengetahui cara untuk mengatasi masalah tersebut.
Copyrights © 2024