Stress menunjukkan ketidakseimbangan akibat respon awal terhadap stressor sehingga menghasilkan berbagai perubahan dalam fisiologis organisme. Respon stress memiliki pengaruh terhadap sistem kekebalan tubuh, hal ini mengacu pada durasi dan presistensi paparan stressor. Pada respon awal terhadap stress, pelepasan katekolamin dapat meningkatkan kinerja sel-sel sistem pertahanan tubuh. Sedangkan pelepasan kortisol terbukti memiliki efek penekanan terhadap kinerja sel-sel imun, hal ini menyebabkan peningkatan kerentanan ikan terhadap serangan patogen. Selain stress secara fisiologis, terdapat stress oksidatif yang diakibatkan ketidak seimbangan antara terbentuknya radikal bebas dengan kinerja antioksidan. ROS diproduksi oleh mitokondria, sel sel pertahanan tubuh dan lingkungan termasuk polutan. Pemaparan polutan dengan intensitas tinggi menunjukkan pengaruh peningkatan ekspresi sitokin pro inflamasi.
Copyrights © 2025