Masalah yang perlu menjadi perhatian khusus karena obesitas dan overweight pada penduduk remaja 16-19 tahun terus mengalami peningkatan dari tahun ke tahun. Overweight dan obesitas adalah resiko terbesar penyebab kematian global. Sekitar 3,4juta remaja meninggal setiap tahunnya karena kedua hal tesebut (WHO,2014). Mengetahui hubungan konsumsi makanan cepat saji dengan kejadian obesitas di MA Ma’ahid Kudus. Jenis penelitian analitik korelasional dengan pendekatan waktu cross sectional. Besar sampel 52responden dengan teknik pengambilan sampel total sampling. Instrumen yang digunakan dengan lembar kuesioner dan observasi. Analisis data uji statistik Spearman Rho. Mayoritas konsumsi makanan cepat saji adalah sering sebanyak 19 orang (36,5%) dan dan gizi normal sebanyak 21 orang (61,5%). Hasil uji Spearman Rho menunjukkan bahwa ada hubungan konsumsi makanan cepat saji dengan kejadian obesitas (p value = 0,018).
Copyrights © 2024