AbstrakPengobatan orang dengan gangguan jiwa harus dilakukan dengan teratur agar mengurangi kekambuhan kembali pada penderitanya. Salah satu faktor dalam mengurangi tingkat kekambuhan pada pasien adalah dengan meningkatkan kepatuhan dalam meminum obat. Penderita skizofrenia membutuhkan dorongan atau motivasi yang kuat dari keluarga karena dinamika keluarga memegang peranan penting dalam menimbulkan kekambuhan. Keluarga juga berperan penting dalam proses penyembuhan dan perawatan anggota keluarga yang mengalami gangguan jiwa dirumah. Keberhasihan perawatan di rumah sakit tidak akan berjalan lancar jika tidak dilanjutkan di rumah dan akan mengakibatkan kekambuhan kembali dan harus mendapatkan pengobatan ulang. Tujuan penelitian ini untuk Menganalisis hubungan motivasi keluarga dan stigma masyarakat dengan kepatuhan pengobatan pada pasien skizofrenia di Wilayah Kerja Puskesmas Sluke. Variabel dalam penelitian ini adalah motivasi keluarga, stigma masyarakat dan kepatuhan pengobatan. Penelitian dilakukan di wilayah kerja Puskesmas Sluke Rembang pada Bulan November 2022. Penelitian menggunakan jenis korelasi dengan pendekatan menggunakan metode cross sectional dengan instrument kuesioner. Pengambilan sampel dalam penelitian ini dengan menggunakan teknik Total Sampling sebanyak 45. Analisis data menggunakan uji Chi Square. Ada hubungan motivasi keluarga dan stigma masyarakat dengan kepatuhan pengobatan pada pasien skizofrenia dengan ρ adalah 0,000 atau probabilitas di bawah 0,05. Hasil penelitian ini dapat dijadikan sebagai sumber informasi terkait dengan factor-faktor yang mempengaruhi kepatuhan pengobatan pada pasien skizofrenia di Puskesmas Sluke Rembang.
Copyrights © 2023