Di era digital yang serba cepat ini, flashdrive menjadi salah satu metode penyimpanan yang paling populer. Saat-saat tertentu, data flashdisk dapat hilang, dan kehilangan data ini dapat membawa konsekuensi yang signifikan baik secara profesional maupun pribadi. Dalam penelitian ini, contoh pemulihan data dari flashdisk yang tidak dapat diakses setelah dicabut secara paksa selama proses transfer data dibahas. Metode forensik statik dan alat Disk Drill, berhasil menemukan sebanyak 7626 file dari partisi yang tidak teralokasikan dengan ukuran total 17,3 GB. Bukti digital yang telah dipulihkan sebanyak 49 files yang disajikan dalam bentuk file dengan berbagai ekstensi, seperti gambar, audio, dokumen, dan arsip. Kemampuan alat pemulihan data yang canggih memungkinkan pemulihan berbagai jenis file, yang meningkatkan peluang untuk menyelamatkan data yang hilang.
Copyrights © 2024