Malware MetaStealer menjadi ancaman serius bagi keamanan siber. Malware ini memanfaatkan berbagai teknik untuk menginfeksi perangkat, seperti melalui email phishing, unduhan aplikasi palsu, atau eksploitasi kerentanan sistem. Setelah berhasil menginfeksi, MetaStealer akan secara diam-diam mengumpulkan data sensitif korban dan mengirimkannya ke server pelaku serangan. Akibatnya, korban dapat mengalami pencurian identitas, penipuan finansial, dan gangguan operasional bisnis.Penelitian ini bertujuan melakukan analisis forensik jaringan terhadap infeksi MetaStealer menggunakan metode Scientific Working Group on Digital Evidence (SWGDE), fokus pada identifikasi pola serangan, mekanisme penyebaran, dan dampaknya. Metodologi mengikuti kerangka kerja SWGDE dengan empat tahap: Persiapan, Pengumpulan Data, Analisis, dan Pelaporan, menggunakan alat seperti Wireshark, Any Run, dan Virustotal. Kesimpulannya, metode SWGDE terbukti efektif dalam analisis forensik MetaStealer, menyediakan kerangka kerja sistematis yang meningkatkan deteksi dan analisis ancaman sophisticated, serta dapat menjadi dasar pengembangan prosedur standar untuk analisis forensik malware kompleks, dengan penelitian lanjutan diperlukan untuk adaptasi terhadap evolusi malware dan teknik anti-forensik
Copyrights © 2025